Senin, 11 April 2011

Roket Gagarin Sampai Stasiun Antariksa

Roket Soyuz TMA-21 milik Rusia yang diberi nama khusus Gagarin sukses bergabung ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Wahana ruang angkasa tersebut membawa kapsul berisi tiga awak yang akan bertugas di ruang angkasa selama enam bulan ke depan.
Gagarin diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, pada 4 April 2011 lalu dari landasan pacu saat sama dengan roket yang membawa Yuri Gagarin melesat ke ruang angkasa pada 12 April 1961 dengan roket Vostok. Gagarin tercatat sebagai orang pertama di dunia yang mencapai luar angkasa. Peluncuran tersebut sekaligus memperingati 50 tahun misi berawak Rusia.
Kalau 50 tahun yang lalu, roket hanya membawa satu awak, kali ini roket bisa membawa tiga awak sekaligus dan telah menjadi alat transportasi antara Bumi dan stasiun antariksa. Roket luar angkasa Gagarin membawa dua kosmonot Rusia, Alexander Samoukutyaev dan Andrey Borisenko, serta seorang astronot NASA Ron Gagan. Ketiganya akan menggantikan tugas di stasiun antariksa sampai September 2011 mendatang.
Saat memecahkan rekor menjadi orang pertama di luar angkasa, Gagarin hanya mengorbit Bumi satu putaran saja. Kapsul yang membawanya mendarat dengan aman 108 menit sejak peluncuran dilakukan. Kini, misi luar angkasa bisa dilakukan jauh lebih lama berkat perkembangan teknologi. Sayang, Gagarin tidak sempat melihat kelanjutan pengembangan misi antariksa karena ia tewas mendadak setelah pesawat latih yang ditumpanginya mengalami kecelakaan pada tahun 1968. Gagarin mati muda di usia 34 tahun.

Lapan Luncurkan Prangko Satelit dan Roket

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) ikut memperingati 50 tahun keberhasilan Yuri Gagarin sebagai manusia pertama yang mencapai antariksa. Perjalanan kosmonaut Uni Soviet pada 12 April 1961 itu telah menorehkan sejarah di dunia keantariksaan.


Petualangan ke dunia baru itu menjadi bukti bahwa manusia dapat bertahan dari berbagai kesulitan menembus atmosfer bumi. Untuk memperingati keberhasilan dunia di bidang antariksa tersebut, Lapan meluncurkan prangko seri satelit Lapan-Tubsat dan RPS. Tiap prangko bernilai Rp 2.500. Prangko ini akan menjadi pengingat dan semangat Indonesia dalam mewujudkan kemandirian bangsa di bidang antariksa.

Saat ini Indonesia sedang menuju kemandirian di bidang teknologi dirgantara melalui pengembangan satelit dan roket. Pada 2007, Lapan telah mengorbitkan satelit buatan anak bangsa Lapan-Tubsat, hasil kerja sama Lapan dengan Technische Universitat Berlin, Jerman. Kini Lapan mengembangkan tiga satelit, yaitu Lapan A2 dan Lapan-Orari, yang disebut satelit kembar, serta Lapan-IPB.

Lapan juga mempersiapkan Roket Pengorbit Satelit (RPS). Roket ini akan menjadi kendaraan bagi peluncuran satelit ke orbit. Rencananya, RPS selesai dibangun dan diluncurkan pada 2014. 

Sabtu, 09 April 2011

Ramai, Aliran Sesat Millata Abraham di Aceh

Aliran Sesat Millata Abraham mengajarkan Al-Qur’an ditafsirkan menurut keinginan hawa nafsu mereka.
Selain itu, aliran itu mengingkari hadits, tidak meyakini sebagai sumber kebenaran, serta mengingkari shalat lima waktu. Yang mereka akui  adalah shalat malam, itu pun dilaksanakan dengan posisi duduk dengan menghadap lilin yang telah dinyalakan dan lampu dimatikan.
“Aliran ini juga tidak percaya kepada Nabi Muhhammad SAW sebagai nabi dan rasul Allah yang terakhir dan diyakini masih ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW,” kata Ketua MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Banda Aceh, A Karim Syeikh.
Dedengkot aliran sesat itu ditangkap polisi. Beritanya sebagai berikut:
Ulama Aceh Dukung Penangkapan Tokoh ‘Millata Abraham’
Banda Aceh (SI ONLINE)-Upaya Kepolisian Banda Aceh melakukan penangkapan terhadap dedengkot aliran sesat ‘Millata Abraham’ mendapat dukungan kalangan ulama.
“Kami memberikan apresiasi kepada Polri yang bertindak cepat dalam mengatasi keresahan masyarakat karena penyebaran aliran sesat kelompok Millata Abraham di Banda Aceh,” kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Ahad (3/4/2011).
Kagiatan pentolan pembawa aliran/ajaran sesat itu mengakibtkan sejumlah pelajar dan mahasiswa terpengaruh dan mengikuti aliran ‘Millata Abraham’ tersebut. “Anak-anak yang telah mengikuti aliran sesat Millata Abraham itu adalah korban dari misi dan kegiatan pentolan itu,” kata Faisal Ali menegaskan.
Pihak kepolisian Polresta Banda Aceh mengamankan ZN, WS, SD, yang diduga menyebarkan ajaran ‘Millata Abraham’ yang menistai Islam di Peurada Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (31/3) malam.
Ketiganya diamankan polisi saat berada di rumah geuchik (kepala desa) setempat guna menghindari amuk massa. Sebelumnya, mereka dimintai keterangan olah aparat desa terkait ajaran yang mereka sebarkan.
“Kami meminta Polri juga menangkap pentolan lainnya yang belum menyerahkan diri dan bersembunyi. Keberadaan komunitas aliran dan ajaran sesat telah meresahkan. Saat ini ada puluhan pelajar dan mahasiswa yang telah terpengaruh aliran sesat itu,” katanya.
Sementara itu, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh Tengku Yusuf Qardhawi juga mendukung penangkapan komunitas “Millata Abraham” oleh pihak kepolisian.
Yusuf Qardhawi mengharapkan Pemerintah Aceh segera mengeluarkan rekomendasi pelarangan seluruh aktivitas aliran dan ideologi yang menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya, sesuai fatwa MPU Aceh Nomor 4 Tahun 2007.
Red: Shodiq Ramadhan
Sumber: ANTARA
Suaraislam.com, Monday, 04 April 2011 06:35 | Written by Shodiq Ramadhan
Berita sebelumnya, sebagai berikut:
Aliran sesat di Banda Aceh merebak
WartaWASPADA ONLINE
BANDA ACEH – Setelah mempelajari dan menimbang, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh akhirnya memutuskan aliran Milata Abraham dan aliran-aliran sejenis atau serupa dinyatakan aliran sesat dan menyesatkan. Bagi orang yang telah menjadi pengikutnya, tergolong murtad.
Hasil keputusan itu, setelah MPU menimbang aliran Millata Abraham dengan tim misionarisnya, Mukmin Muballiqh telah menyebar di kalangan siswa di sekolah dan para mahasiswa di perguruan tinggi di Kota Banda Aceh.
Ketua MPU Banda Aceh, A Karim Syeikh, menjelaskan penganut aliran Millata Abraham dengan tim misionarisnya Mukmin Muballigh telah menyebarluaskan ajarannya di kalangan masyarakat Kota Banda Aceh dengan mengajarkan alqur’an ditafsirkan menurut keinginan hawa nafsu mereka.
Selain itu, aliran itu mengingkari hadits tidak meyakini sebagai sumber kebenaran, serta mengingkari shalat lima waktu. Yang mereka akui  adalah shalat malam itu pun dilaksanakan dengan posisi duduk dengan menghadap lilin yang telah dinyalakan dan lampu dimatikan.
“Aliran ini juga tidak percaya kepada Nabi Muhhammad SAW sebagai nabi dan rasul Allah yang terakhir dan diyakini masih ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW,” terangnya, pagi ini.
Menurut Karim, terdapat sembilan hasil keputusan MPU setelah mendengar khutbah iftitah MPU dan hasil survey tim beserta Dinas Syariat Islam, serta laporan dari para korban pengrusakan permurtadan penistaan agama Islam, kemudian berdasarkan pendapat dan dalil syar’i yang disampaikan anggota MPU.
Selain memutuskan aliran tersebut sesat, MPU juga akan mengeluarkan fatwa terhadap aliran Millata Abraham dan aliran lain yang sejenis sebagai aliran sesat dan sebagai aliran terlarang di seluruh wilayah Aceh.
MPU minta Pemerintah Kota Banda Aceh segera mengambil langkah dan tindakan yang tepat untuk menghentikan pengembangan aliran sesat di Kota Banda Aceh dan memproses secara hukum terhadap pimpinan dan anggota pengurus serta para aktivis yang menyebarluaskan ajaran sesat tersebut.
Karim menambahkan, hingga saat ini sudah 40 orang tercatat menjadi pengikut ajaran sesat tersebut. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, dari 40 orang itu didominasi para siswa dan mahasiswa perguruan tinggi di Banda Aceh.

Sejarah Google

Google…
unik namanya, unik sejarahnya
Siapa yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.
Google dengan dua “o” pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah “o” akan muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.
Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.
Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan (24), yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid (23) yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.
Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.
Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.
Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.
Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.
Melalui demo itu Andy setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.
Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.
Misi Google adalah, “untuk mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna.” Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don`t be evil”, dan “Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”, menggambarkan budaya perusahaan yang santai.
Saat ini Google merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100 perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai sekitar 10 ribu orang.

20% Waktu Bekerja Untuk Proyek menarik Google

Semua pengembang Google menyisakan 20% waktu kerja mereka (sehari per minggu) pada proyek yang menarik mereka. Beberapa layanan baru Google, seperti Gmail, Google News, Orkut, dan AdSense berasal dari para pengembang independen ini. Dalam pembicaraan di Universitas Stanford, Marissa Mayer, Wakil Presiden Google untuk Produk Pencarian dan Kepuasan Pengguna, menyatakan bahwa analisisnya menunjukkan bahwa setengah dari produk baru yang diluncurkan berasal dari 20% waktu tersebut.

Sumber http://id.wikipedia.org

Googleplex

Sambil bermain-main dengan nama Google, kantornya, di Mountain View, California, diberi nama "Googleplex" — sebuah googolplex yaitu 1 diikuti seratus nol, dan kantor tersebut menjadi sebuah komplek bangunan (semacam multiplex, cineplex, dll). Lobinya didekorasi dengan piano, lampu lava, kumpulan server lama, dan proyeksi tanda tanya di dinding. Lorongnya penuh dengan bola dan sepeda latihan. Setiap karyawan memiliki akses menuju pusat hiburan kantor. Kebutuhan yang disediakan tersebar di seluruh kampus dan termasuk sebuah gimnasium dengan alat-alat olahraga, ruang loker, kamar mandi, ruang pijat, permainan video, Foosball, anak piano besar, meja bilyar, dan ping pong. Dengan tambahan menuju ruang rekreasi, terdapat ruang makan terisi berbagai sereal, permen beruang, gula-gula, permen hitam, kacang mede, yogurt, wortel, buah-buahan segar, dan lusinan minuman seperti jus segar, soda, dan cappuccino buatan sendiri.
Tahun 2006, Google berpindah ke perkantoran seluas 28.900 m² di New York City, tepatnya 111 Eighth Ave. di Manhattan.Kantor tersebut dirancang dan dibangun khusus untuk Google dan merumahkan tim penjualan iklan terbesarnya yang telah berperan dalam menjaga kerjasama besar, terutama dengan MySpace dan AOL.Tahun 2003, mereka menambah seorang petugas pengembangan di New York City, yang telah bertanggung jawab untuk lebih dari 100 proyek pengembangan, termasuk Google Maps, Google Spreadsheet, dan lainnya. Diperkirakan bahwa bangunan tersebut menguras biaya $10 juta per tahun untuk sewa dan bentuk juga fungsinya sama dengan kantor di Mountain View, termasuk Foosball, hoki udara, dan meja ping-pong, juga area permainan video. Pada tahun 2006, Google juga meresmikan kantor baru untuk divisi AdWords-nya di Ann Arbor, Michigan.
Ukuran sistem pencarian Google belum diketahui; perkiraan jumlah server perusahaan adalah 450.000, yang tersebar di 25 lokasi di seluruh dunia, termasuk pusat operasi besar di Irlandia dan Atlanta, Georgia. Google juga sedang dalam proses pembangunan pusat operasi besar di The Dalles, Oregon, di tepi Sungai Columbia. Situs tersebut, disebut media sebagai Project 02, dipilih karena ketersediaan tenaga hidroelektrik dan stok kabel fiber optik besar, yang ditinggalkan sejak musim dot com pada tahun 1990-an. Pusat komputasi ini diperkirakan seluas dua lapangan sepak bola, dan telah menghasilkan ratusan lapangan kerja konstruksi, mengakibatkan harga real estat lokal meningkat 40%. Setelah selesai, bangunan ini akan menghasilkan 60 hingga 200 lapangan kerja permanen di kota berpenduduk 12.000 orang itu.
Google juga membuat langkah untuk menjamin operasi mereka ramah lingkungan. Bulan Oktober 2006, perusahaan ini mengumumkan rencana untuk memasang ribuan panel solar untuk menyediakan 1,6 megawatt listrik, cukup untuk memenuhi 30% kebutuhan energi kampus. Sistem ini akan menjadi sistem tenaga solar terbesar di kampus perusahaan AS dan salah satu yang terbesar di dunia. Bulan Juni 2007, Google mengumumkan bahwa mereka berencana untuk berstatus bebas karbon pada 2008, yang mencakup berinvestasi pada efisiensi energi, sumber energi yang diperbarui, dan tidak menggunakan karbon, seperti berinvestasi di proyek seperti mengumpulkan dan membakar metana dari kotoran hewan di pertanian-pertanian Meksiko dan Brazil.

Kebiasaan dan budaya perusahaan Google

Google dikenal dengan etos kerjanya yang santai, yang mengingatkan kepada musim Dot-com. Bulan Januari 2007, budaya Google tersebut dipelajari oleh Fortune Magazine dan menempati urutan #1 (dari 100) perusahaan terbaik untuk bekerja. Filosofi perusahaan ini didasarkan pada berbagai prinsip biasa seperti, "Anda dapat menghasilkan uang tanpa melakukan vandal", "Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam," dan "Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan." Sebuah daftar lengkap fundamental perusahaan tersedia di website-nya. Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari logo Google-nya yang bervariasi pada hari-hari penting.
Google telah dikritik karena melakukan penggajian di bawah standar industri. Contohnya, beberapa administrator sistem digaji kurang dari $35.000 per tahun – dianggap kurang untuk pasaran kerja Bay Area. Bagaimanapun, performa saham Google setelah IPO telah membolehkan banyak karyawan awal diberi ganti rugi dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan kekayaan perusahaan. Google mengimplementasikan insentif karyawan lainnya tahun 2005, seperti Google Founders' Award, dengan tambahan untuk memberikan gaji besar kepada karyawan baru. Kenyamanan, budaya, popularitas global, dan penghargaan terhadap merek kuatnya juga telah menarik banyak pelamar kerja yang berpotensi.
Setelah IPO pada Agustus 2004, dilaporkan bahwa pendiri Sergey Brin dan Larry Page, dan CEO Eric Schmidt, meminta bahwa gaji mereka dipotong menjadi $1. Penawaran yang akan datang oleh perusahaan untuk meningkatkan gaji mereka telah dibatalkan, terutama karena, "ganti rugi utama mereka akan datang dari pengembalian kepemilikan saham di Google. Sebagai pemegang saham signifikan, kekayaan masing-masing dikaitkan secara langsung untuk menyeimbangkan performa dan apresiasi harga saham, yang menyediakan persilangan langsung dengan ketertarikan pemegang saham."Tahun 2004, Schmidt digaji $250.000 per tahun, dan Page dan Brin masing-masing digaji $150.000.
Mereka semua telah menolak penawaran bonus dan peningkatan ganti rugi oleh dewan direktur Google. Pada laporan orang terkaya Amerika Serikat tahun 2007, Forbes melaporkan bahwa Sergey Brin dan Larry Page menempati urutan #5 dengan kekayaan $18,5 miliar masing-masing.